Bakso adalah produk akulturasi budaya Tionghoa yang paling sukses beradaptasi di Nusantara. Akar katanya berasal dari dialek Hokkien "Bak-So", yang secara harfiah berarti "daging giling". Di Tiongkok, resep aslinya mungkin menggunakan daging babi, namun ketika masuk ke Nusantara yang mayoritas Muslim, resep ini dimodifikasi total menggunakan daging sapi, ayam, atau ikan untuk memenuhi standar halal, menjadikannya diterima luas oleh pribumi.
Perkembangan bakso di Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran pedagang keliling (pikulan dan gerobak) dari Wonogiri dan Malang. Merekalah yang mempopulerkan bakso hingga ke pelosok desa. Inovasi lokal pun bermunculan, seperti Bakso Malang yang menambahkan aneka gorengan (bakwan kawi), Bakso Urat yang menonjolkan tekstur kasar, hingga Bakso Tenis/Beranak yang berukuran raksasa. Bakso berevolusi dari sekadar lauk menjadi jajanan sosial utama.
Di era modern, bakso telah menjadi "Comfort Food" nasional yang melintasi batas status sosial; dinikmati mulai dari presiden hingga tukang becak. Presiden AS Barack Obama pun menyebutnya sebagai salah satu makanan favoritnya di Indonesia. Bakso kini juga hadir dalam bentuk beku (frozen food) dan instan, membuktikan daya tahannya melintasi zaman dan teknologi pangan.
Bakso ꦧꦏ꧀ꦱꦺꦴ
Bola-bola daging kenyal (umumnya sapi) yang disajikan dalam kuah kaldu sapi bening yang panas, biasanya dilengkapi mie kuning, bihun, tahu, dan taburan bawang goreng.
Makna Filosofis
"Bentuk bakso yang bulat sempurna melambangkan "Tekad yang Bulat". Seperti halnya bola bakso yang harus dibanting-banting saat proses pembuatan adonan agar menjadi kenyal dan tidak pecah saat direbus, manusia pun harus memiliki mental yang tahan banting dan tekad yang bulat untuk menjadi pribadi yang berkualitas (kenyal/tangguh) dalam menghadapi dididihnya air kehidupan (ujian/masalah)."
Jejak Sejarah
Resep Tradisional
Resep Bakso Sapi Kenyal Kuah Kaldu
Bahan Utama
-
0.5 kg
Daging Sapi -
3 butir
Telur Ayam -
1 butir
Telur Ayam -
10 siung
Bawang Putih -
2 sdm
Bawang Goreng -
1 sdt
Baking Powder -
1 sdt
Lada Putih Bubuk -
secukupnya
Garam -
secukupnya
Kaldu Bubuk
Cara Membuat
Bekukan daging dalam freezer semalam sebelum membuat bakso.
Keluarkan daging dari freezer dan biarkan setengah mencair sebelum digunakan.
Kocok lepas putih telur dan telur utuh jadi satu.
Cincang daging giling yang setengah beku.
Masukkan bawang putih, bawang goreng, kaldu bubuk, lada, garam, dan baking powder dalam blender.
Tambahkan kocokan telur dan daging cincang, lalu blender hingga halus.
Bekukan adonan dalam freezer selama kurang lebih satu jam.
Panaskan air dalam panci sampai mendidih.
Keluarkan adonan bakso, buat bola-bola bakso, dan masak dalam air mendidih hingga mengapung.
Angkat bakso yang mengapung dan masukkan ke dalam air es agar bakso lebih kenyal.
Tahukah Anda?
Bakso adalah bisnis kuliner dengan rantai ekonomi terpanjang di Indonesia. Menurut perkiraan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO), terdapat lebih dari 2,5 juta pedagang bakso di seluruh Indonesia. Jika dikumpulkan, jumlah pedagang bakso ini melebihi populasi beberapa negara kecil di Eropa. Ini menjadikan bakso sebagai salah satu penggerak ekonomi mikro terbesar di sektor kuliner.
Informasi Sajian
- Waktu Masak 120 menit
- Kalori ~280kkal/100g
- Rasa Dominan Gurih (Kaldu Sapi)
Kuliner Lainnya
Suka Kuliner Ini?
Simpan ke favorit atau bagikan pengalamanmu mencicipi Rendang.