Jejak sejarah Ayam Taliwang dapat ditarik mundur ke abad ke-17, pada masa perang antara Kerajaan Selaparang (Lombok) dan Kerajaan Karangasem (Bali). Dikisahkan, pasukan Kerajaan Taliwang didatangkan ke Lombok untuk membantu Kerajaan Selaparang berdamai atau menengahi konflik. Pasukan ini ditempatkan di sebuah wilayah yang kemudian dinamakan Karang Taliwang (sekarang menjadi kelurahan di Mataram).
Para juru masak pasukan Taliwang bertugas menyiapkan logistik perang yang mampu membangkitkan stamina dan semangat prajurit. Mereka mengolah ayam kampung lokal dengan bumbu cabai, bawang, dan terasi yang melimpah di Lombok. Masakan ini ternyata sangat disukai, tidak hanya oleh prajurit sendiri, tetapi juga oleh masyarakat Sasak setempat dan bahkan menjadi sarana diplomasi kuliner antarkerajaan yang bertikai. Dari dapur militer inilah resep Ayam Taliwang lahir.
Pada pertengahan abad ke-20 (sekitar 1960-an), hidangan ini dikomersialkan oleh tokoh lokal seperti Nini Manawiyah atau Papin Manawiyah dari Karang Taliwang. Sejak saat itu, Ayam Taliwang bertransformasi menjadi ikon pariwisata Lombok. Resep aslinya mensyaratkan penggunaan ayam yang sangat muda (belum bisa berkokok/bertelur) agar teksturnya lembut tanpa perlu direbus lama (presto), cukup dibakar langsung.
Ayam Taliwang ꦄꦪꦩ꧀ꦠꦭꦶꦮꦁ
Ayam bakar khas Lombok berbahan ayam kampung muda (lancur), dibumbui cabai super pedas, terasi, dan kencur, biasanya disajikan dengan Plecing Kangkung.
Makna Filosofis
"Ayam Taliwang adalah simbol "Semangat dan Keberanian". Rasa pedasnya yang ekstrem (membakar lidah) dimaknai sebagai api semangat yang tidak boleh padam, mewarisi semangat tempur prajurit Taliwang masa lalu. Selain itu, ayam muda melambangkan kesegaran dan potensi. Makan Ayam Taliwang mengajarkan keberanian untuk menghadapi tantangan (rasa pedas) untuk mendapatkan kepuasan."
Jejak Sejarah
Resep Tradisional
Resep Ayam Taliwang Bakar
Bahan Utama
-
1 ekor
Ayam Kampung -
1 sdm
Garam -
2 sdm
Gula Merah -
2 buah
Jeruk Limau -
2 sdm
Minyak Goreng -
2 sdt
Sasa Bumbu Ekstrak Daging Ayam -
8 butir
Bawang Merah -
5 siung
Bawang Putih -
10 buah
Cabai Merah Keriting -
4 cm
Kencur -
2 buah
Tomat -
1 sdm
Terasi
Cara Membuat
Tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum.
Tambahkan air jeruk limau, Sasa Bumbu Ekstrak Daging Ayam, garam dan gula, aduk rata angkat.
Lumuri ayam dengan bumbu hingga rata. Diamkan 60 menit hingga bumbu meresap.
Bakar ayam sambil diolesi sisa bumbu hingga ayam berwarna kecoklatan. Angkat. Sajikan selagi hangat.
Tahukah Anda?
Ayam Taliwang memiliki beberapa tingkat kepedasan dan jenis pengolahan: dibakar (taliwang bakar), digoreng, atau dipanggang. Salah satu kunci kelezatannya adalah penggunaan "Terasi Lombok" yang terkenal memiliki aroma udang fermentasi yang sangat kuat dan gurih. Tanpa terasi asli Lombok, rasa Ayam Taliwang dianggap tidak akan pernah otentik.
Informasi Sajian
- Waktu Masak 60–90 menit
- Kalori ~280kkal/100g
- Rasa Dominan Sangat Pedas, Gurih, Terasi
Kuliner Lainnya
Suka Kuliner Ini?
Simpan ke favorit atau bagikan pengalamanmu mencicipi Rendang.